SUKSES! Mengatasi Vivo V7 Plus Mati Total Setelah Flashing (Gagal Update)

Setelah sekian lama sudah tidak update artikel, pada kali ini saya kembali membawa sebuah ponsel Vivo V7 Plus yang mana ponsel ini datang dengan keadaan mati total akibat dari kesalahan saat flashing. Pemilik nya sendiri bilang jika awal nya ponsel akan di upgrade versi firmware nya dengan cara di flash melalui PC.

Namun ketika proses flash sudah berada di tengah-tengah, tiba-tiba koneksi kabel data antara ponsel dan PC nya terputus sehingga proses flashing nya terhenti. Kemudian ketika mencoba menyalakan hp tersebut, ponsel bisa menyala namun hanya stuck di logo saja (bootloop).

 

Akhirnya dia memutuskan untuk flashing ulang dengan cara yang sama, tetapi lagi-lagi proses flashing selalu gagal ketika memasuki sekitar 60 persen.

 

Kemudian disaat ponsel akan dinyalakan, ternyata ia sudah tidak merespon sama sekali, dan imbasnya ponsel menjadi tidak terdeteksi ketika dikoneksikan dengan PC.

 

Alhasil, si pemilik datang kepada saya dan meminta untuk menyalakan kembali ponsel nya yang mati total tersebut akibat kesalahan flashing.

 

 

Dari kronologi diatas, sudah jelas jika ponsel Vivo V7 Plus ini matot karena kesalahan pada firmware (Bukan hardware). Maka, cara penyelesaian nya pun pastinya akan melibatkan PC/Laptop dan memanfaatkan beberapa tool lainnya.

 

Untuk itu, jika Kamu kebetulan mengalami masalah serupa dengan kronologi diatas, maka artikel ini seharusnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi HP Vivo v7 Plus Kamu yang mati total itu.

 

Cara ini juga bisa Kamu ikuti jika ponsel tersebut mengalami stuck logo (Bootloop), juga bisa mengatasi ponsel Vivo V7 Plus lupa pola maupun stuck di recovery. Baiklah, mari kita mulai tutorialnya.

 

Persiapan dan Bahan-bahan yang dibutuhkan

Untuk persiapan proses unbrick atau menyalakan ponsel Vivo V7 Plus matot tersebut, kita membutuhkan beberapa alat berikut ini:

 

  1. PC/Laptop Windows
  2. Pinset / Kabel Tembaga
  3. Obeng Plus Kecil

 

Alat-alat diatas merupakan alat yang dapat membantu dari segi luar ponsel, kita membutuhkan Pinset karena ponsel dalam keadaan mati sehingga diperlukan test point supaya ponsel dapat terbaca sebagai EDL Mode di PC.

 

Apalagi dari kronologi diatas diketahui jika ponsel tidak terdeteksi di PC nya. Maka, cara ini yang lebih tepat untuk bisa melakukan flashing.

 

Sedangkan Obeng dibutuhkan karena kita harus membuka tutup bawah ponsel dan tentu saja harus membuka tutup mesin juga mengingat kita akan melakukan short contact pada titik point yang terdapat pada mesin ponsel.

 

Dan untuk bahan-bahan pendukung nya yang harus dipersiapkan di PC/Laptop Kamu adalah sebagai berikut:

 

  1. ROM Vivo V7 Plus 8.26_LA.UM.5.6_01810_89XX.0_MSM8953.7z (2.1 GB)
  2. Qualcomm Flash Image Loader QFIL_0.0.2.7z
  3. QUALCOMM Driver QDLoader HS-USB Driver_32-64bit_Setup.7z

 

Silahkan persiapkan semua file diatas dan jangan lupa, untuk driver harus di install terlebih dahulu. Ekstrak juga file ROM dan QFIL nya.

 

Sebaiknya simpan dalam satu folder utama semua file diatas dimana setiap filenya dibagi memiliki sub folder masing-masing. Jika sudah dipersiapkan dengan rapi, saatnya kita akan lanjutkan ke tahap selanjutnya.

 

Cara Flashing Vivo V7 Plus Mati Total akibat Gagal Update Firmware

Saatnya kita memulai bagian proses flashingnya. Untuk mempermudah prosesnya, pada tahap ini akan dibagi menjadi beberapa langkah. Jadi, silahkan ikuti sesuai urutan nya.

 

Disini, saya anggap Kamu sudah menyiapkan semua bahan berikut menyelesaikan install driver pada PC/Laptop dengan sempurna. Jika belum, silahkan cari tutorial menginstall driver Qualcomm 9008 atau dengan membaca nya pada artikel ini. Selanjutnya, kita akan mulai di langkah pertama.

 

Langkah 1. Cara Test Point di HP Vivo V7 Plus

Seperti yang telah kita ketahui bersama melalui kronologi diatas, ponsel Vivo v7 Plus ini mati total akibat kesalahan flashing dan kondisi nya tidak terbaca di PC/Laptop.

 

Maka cara yang harus dilakukan adalah melalui test point sehingga ponsel akan terbaca di Laptop sekaligus masuk ke EDL Mode dimana mode tersebut sangat dibutuhkan untuk bisa melakukan flashing dengan sempurna.

 

Pertama, tentu saja Kamu harus membuka bagian penutup belakang pada ponsel Vivo V7 Plus tersebut, namun sebaiknya lakukan secara hati-hati karena bisa saja Kamu melakukan kesalahan seperti lupa mencabut simtray maupun membuka backdoor secara paksa sehingga terjadi kerusakan pada flexible fingerprint yang memang terdapat antara mesin dan bodi belakang nya. Jadi sebaiknya lakukan secara hati-hati.

 

 

Setelah Kamu berhasil membuka tutup belakang dan melepas kabel flexible fingerprint nya, kemudian lepas penutup mesin nya menggunakan obeng plus untuk membuka semua baut yang terdapat pada bodi mesin dan ponselnya.

 

Lakukan secara perlahan untuk meminimalisir kesalahan yang berakibat fatal.

 

 

Kemudian lepaskan penutup mesin secara perlahan dan bagian mesin ponsel akan terbuka sehingga Kamu lebih mudah melakukan short contact di kedua titik yang terdapat pada bagian mesin tersebut.

 

Sebelumnya, jangan lupa untuk melepas konektor baterai yang menmpel pada soket mesinnya.

 

 

Silahkan buka konektor baterai yang ditandai merah diatas lalu pasang kembali untuk memastikan jika ponsel benar-benar dalam keadaan off meskipun pada kenyataan nya ponsel telah mati dari sebelumnya.

 

Selanjutnya, silahkan Kamu persiapkan kabel data yang masih berfungsi dengan baik. Akan lebih maksimal lagi jika kabel data yang digunakan adalah kabel data original bawaan dari paket pembelian nya. Lalu sambungkan kabel tersebut ke port USB di PC/Laptopnya.

 

Sekarang, persiapkan pinset/kabel tembaga untuk melakukan short contact nya pada bagian kedua titik yang ditunjuk pada gambar ini.

 

 

Disaat pinset telah menempel pada kedua titik tersebut, selanjutnya masukan kabel data ke konektor charger ponsel. Jika berhasil, maka PC/Laptop akan mendeteksi ponsel sebagai EDL Mode yang biasanya ditandai dengan bunyi notifikasi seperti dentuman kecil.

 

Pastikan juga ponsel terbaca melalui Device Manager di Laptopnya, dimana pada bagian Ports Device terbaca Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 (COMX) seperti gambar dibawah ini.

 

 

Jika ternyata tidak terdeteksi, kemungkinan besar proses test point tidak pas. Silahkan ulangi sampai PC/Laptop nya benar-benar membaca ponsel dengan tanda tersebut.

 

Langkah 2. Flash Vivo V7 Plus dengan QFIL

Kamu tidak bisa melanjutkan ke langkah ini jika pada langkah sebelumnya tidak dilakukan dengan baik, terutama dibagian test pointnya. Jadi pastikan semua langkah diatas Kamu ikuti dengan sempurna tanpa ada kendala apapun.

 

Selanjutnya, kita akan melakukan flashing Vivo V7 Plus matot nya dengan menggunakan QFIL yang sebelumnya telah Kamu donwload dan di Ekstrak tadi.

 

Persiapkan juga file firmware/ROM nya dengan mengekstrak nya juga terlebih dahulu.

 

Tahap pertama, silahkan buka QFIL nya, dengan cara klik dua kali pada filenya yang terdapat dalam folder QFIL itu sendiri.

 

 

Jika sudah terbuka, masukan file Firehose nya dengan cara klik Browse dibagian Programmer Fath nya, lalu arahkan ke folder Firmware/ROM yang telah Kamu ekstrak tadi dan klik file bernama prog_emmc_firehose_8953_ddr.mbm.

 

Kemudian di bagian Search Path biasanya akan terisi secara otomatis.

 

Selanjutnya dibagian Download, masukan file rawprogram dan fatch nya, caranya klik di tombol Load XML, lalu pilih file bernama rawprogram_unsparse.xml dan terbuka jendela baru, lalu pilih file patch0.xml nya.

 

Sehingga pada hasil akhirnya akan seperti ini:

 

 

Perhatikan juga yang saya tunjuk warna merah di nomor satu, disitu terdapat tulisan Android HS-USB QDLoader 9008 (COM30), itu menandakan jika ponsel telah terdeteksi dengan baik.

 

Jika ternyata di QFIL Kamu tidak terdapat tulisan seperti diatas, itu tandanya test point yang Kamu lakukan tadi tidak berjalan dengan baik.

 

Selanjutnya, silahkan mulai proses flashing nya dengan cara klik tombol Download warna biru yang saya tandai merah pada nomor dua di gambar tersebut, dan kemudian proses flashing akan dimulai dengan berjalan nya tanda bar biru di atas tulisan Status.

 

 

Silahkan tunggu beberapa menit hingga selesai. Jika prosesnya berjalan dengan sempurna, maka pada QFIL akan terdapat notifikasi done yang terlihat seperti ini:

 

 

Saat itu juga ponsel akan menyala dengan sendirinya. Namun, jika ternyata ponsel tidak menyala secara otomatis, silahkan nyalakan secara manual dengan menekan tombol power pada ponsel. Karena dalam beberapa kasus, banyak yang harus dinyalakan secara manual.

 

 

Sampai disini, tutorial mengatasi HP Vivo V7 Plus matot setelah gagal flashing telah selesai.

 

Semoga Kamu dapat memahami isi dari tutorial ini dengan mudah. Dan semoga ponsel Vivo V7 Plus Kamu menjadi normal seperti semula.

 

Jika Kamu merasa terbantu dengan artikel ini, jangan ragu untuk share ke teman maupun keluarga sebanyak-banyak nya yang memiliki permasalahan Vivo V7 Plus nya yang mati total sehingga mereka merasa ikut terbantu juga. Mohon maaf untuk segala kekurangan nya.

Tinggalkan komentar