Cara Mudah dan Cepat Unlock Bootloader (UBL) Xiaomi Redmi Note 5 Pro

UBL atau Unlock Bootloader merupakan langkah awal yang sering dilakukan user untuk keperluan oprek pada sistem ponsel yang umumnya dilakukan pada ponsel Xioami. Kenapa banyak para pecinta oprekers HP lebih memilih Xiaomi ketimbang ponsel merk lain?

Yupz, karena pada perangkat Xiaomi banyak sekali pihak ketiga yang mampu memodifikasi sistem ponsel seperti TWRP, CUSTOM ROM, ROOT dan lainnya sehingga sangat mudah untuk kita sebagai pemilik ponsel memilih bagian mana yang akan di modifikasi.

 

 

Umumnya yang sering dilakukan modifikasi adalah pada bagian ROM sendiri.

 

Para user memiliki kepercayaan, dimana dengan menggunakan CUSTOM ROM maka performa ponsel lebih meningkat, baik itu dari segi akselerasi ponsel secara umum maupun memaksimalkan kinerja ponsel ketika memainkan game tertentu.

 

Lalu, apakah bisa Unlock Bootloader dilakukan pada ponsel Xiaomi Redmi Note 5 Pro yang notabene sudah memiliki fitur ARB?

 

Jawaban nya tentu saja bisa, namun yang namanya UBL pastinya tidak bisa dilakukan dalam satu tahap, karena biasanya untuk pertama kali UBL akan terdapat beberapa syarat, diantaranya yang sering terjadi adalah Kamu harus menunggu dalam waktu tertentu, ada yang menunggu 72 jam bahkan sampe 3 bulan lama nya.

 

Pastinya akan kesel banget kan? Nah, pada postingan berikut ini saya akan berikan panduan cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5 Pro (Whyred) tanpa harus menunggu 72 jam, yang berarti hanya dengan satu klik saja perangkat Kamu sudah berhasil di UBL.

 

Namun sebelum itu, beberapa kelebihan dan kelemahan UBL juga harus Kamu ketahui, diatantaranya sebagai berikut:

 

Kelebihan Unlock Bootloader

  1. Setelah melakukan Unlock Bootloader, maka Kamu dapat melakukan apapun terhadap perangkat tersebut. Diantaranya adalah melakukan Root, Menginstall Custom Rom, TWRP Dll.
  2. Meningkatkan kinerja ponsel dari segi kecepatan.
  3. Meningkatkan kinerja fitur standar pada perangkat seperti kamera melalui aplikasi kamera pihak ketika seperti GCAM.
  4. Menghapus Bloatware (Aplikasi Bawaan) secara mudah tanpa harus menggunakan PC/Laptop.
  5. Ketika terjadi masalah pada ponsel seperti Bootloop atau Hardbrick, maka Kamu dapat dengan mudah mengatasinya melalui flashing tanpa butuh akun xiaomi auth.

 

Kekurangan Unlock Bootloader

  1. Setelah Unlock Bootloader, tentu saja ponsel memiliki lubang/bug sehingga akan lebih rentan terhadap virus dan malware.
  2. Harus lebih waspada terhadap data yang tersimpan, karena bisa saja data pentingmu dicuri melalui malware yang menginfeksi perangkatmu. Terlebih untuk Kamu yang memiliki aplikasi perbankan.

 

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan ketika Kamu memutuskan untuk melakukan Unlock Bootloader pada ponsel Mu.

 

Jika kamu memang memutuskan untuk UBL, sebaiknya Kamu sudah mengerti bagaimana mengamankan ponselmu dari pencurian data, virus, malware dan ancaman lainnya.

 

Dan jika sudah mantap untuk memilih UBL, silahkan simak caranya berikut ini:

 

Bahan-bahan UBL Redmi Note 5 Pro

Silahkan siapkan bahan-bahan berikut, jangan lupa untuk menginstall nya di PC/Laptop Kamu.

 

  1. Miflash Setup
  2. Firmware Redmi Note 5 Pro (Whyred)
  3. XIAOMI Unlock Tools
  4. Minimal ADB Fastboot
  5. Qualcomm Driver

 

Silahkan ekstrak semua file diatas, dan install masing-masing bahan tersebut di PC/Laptop Kamu kecuali untuk file ROM hanya di ekstrak saja.

 

Cara Cepat Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5 Pro tanpa Menunggu Lama

Semua risiko dan keuntungan telah saya jelaskan diatas. Maka pada tahap berikutnya, saya anggap Kamu sudah memahami akan segala dampak buruk yang terjadi, baik itu dalam proses UBL nya maupun setelah Kamu sukses melakukan UBL pada ponsel tersebut.

 

Perlu diperhatikan juga, jika dengan cara mengunlock bootloader redmi note 5 pro ini juga akan menghapus semua file yang ada di internal memori Kamu. Jadi sebaiknya lakukan backup file terlebih dahulu sebelum mengikuti langkah selanjutnya.

 

Langkah 1. Flash ponsel Xiaomi Redmi Note 5 Pro

Langkah pertama yang harus Kamu lakukan adalah mem-flashing dulu ponsel ke ROM yang telah disediakan diatas. Perlu diketahui, jika ROM tersebut merupakan versi 9.6.3.0 China.

 

Alasan nya adalah hanya dengan ROM tersebut Kamu bisa melakukan Unlock Bootloader tanpa membutuhkan waktu yang lama seperti proses UBL yang biasa dilakukan.

 

Selain itu, dengan flashing menggunakan ROM ini, kamu tidak perlu khawatir dengan Anti-Rollback/ARB nya.

 

Ekstrak ROM nya ke folder pada PC/Laptop, silahkan simpan ke folder manapun yang dirasa menurut Kamu mudah untuk ditemukan.

 

Saya pribadi biasa mengekstrak di folder Desktop nya langsung sehingga mudah ditemukan.

 

Kemudian, buka MiFlash tool yang sudah Kamu install sebelumnya.

 

Setelah MiFlash tool terbuka, lalu klik tombol select yang ada di bagian kiri dan arahkan ke folder ROM dimana Kamu menyimpan nya. Pilih pada folder utama, bukan pada folder images nya, silahkan lihat gambar berikut ini:

 

 

Silahkan arahkan Miflash tool ke folder yang saya lingkari merah, bukan ke folder images yang ada dibawahnya, kemudian klik OK.

 

Perhatikan gambar dibawah ini:

 

 

Pada gambar diatas, saya memberikan dua tanda merah. Yang pertama, terkait folder ROM yang dipilih, pastikan Kamu melakukan nya seperti pada gambar.

 

Dan pada tanda yang kedua, Kamu wajib memilih opsi clean all pada pengaturan flashing di MiFlash tool nya.

 

Langkah 2. Lakukan Test Point

Sudah sering saya bahas untuk masalah dan tata cara test point pada artikel-artikel sebelum nya. Namun tentu saja setiap ponsel memiliki titik point yang berbeda sehingga mau tidak mau saya harus membahas nya disini.

 

Oke, saya anggap Kamu sudah bisa membuka kesing belakang (Backdoor) pada Xiaomi Redmi 5 Pro tersebut, sehingga hasilnya akan terlihat seperti ini:

 

 

Untuk menemukan kedua titik point nya, Kamu harus membuka Fingerprint terlebih dahulu, dan kemudian penutup konektor baterai yang berupa flat.

 

Jika sudah, maka kedua titik point akan Kamu temukan dimana letaknya berada didekat lubang baut penutup konektor baterai dan lcd.

 

Perhatikan tanda pada gambar dibawah ini:

 

 

Selanjutnya, maka saatnya kita lakukan test point.

 

Siapkan sebuah kabel data, pinset (kabel tembaga/peniti) sebagai alat untuk menyambungkan kedua titik tersebut.

 

Pertama, colokan dulu kabel data kebagian ponsel nya. Letakan ponsel ditempat yang menurut Kamu nyaman dan tidak sulit ketika melakukan test point.

 

Setelah itu, sambungkan kedua titik point yang ditandai diatas dengan pinset, tahan dan upayakan jangan sampai goyah.

 

Lalu, disaat kedua titik point tersebut tersambungkan, saat itu pula Kamu masukan ujung kabel usb satunya lagi ke lubang port di PC/Laptopnya.

 

Dan jika berhasil, maka akan ditandai dengan terinstallnya driver Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 (COMX) Dimana X adalah kode acak tergantung port yang Kamu gunakan pada Laptop, bilangan nya bisa 1,2,3,4 dan seterusnya.

 

Pada device manager PC/Laptop akan terlihat seperti gambar dibawah ini:

 

 

 

Langkah 3. Flashing ke ROM China

Jika test point nya sudah berhasil dilakukan, selanjutnya kita kembali ke MiFlash tool nya.

 

Silahkan klik tombol refresh yang ada di sebelah kanan atas pada MiFlash nya, secara otomatis akan terdeteksi dengan port yang sama seperti yang Kamu lihat di devices manager yang ada pada laptop.

 

Setelah MiFlash nya benar-benar telah membaca ponsel sebagai EDL Mode, silahkan klik tombol flash untuk mulai flashing ke ROM Cina tersebut.

 

Untuk simulasinya, silahkan perhatikan gambar berikut ini:

 

 

Dari gambar diatas dapat kita lihat, ketika klik tombol flash, maka progress bar akan berjalan, silahkan tunggu sampai progres nya selesai dan terdapat notif success seperti pada gambar ini:

 

 

Selanjutnya, silahkan lepas kabel data yang tersambung, kemudian pasangkan kembali socket baterainya dan nyalakan ponsel seperti biasanya. Lakukan juga seting awal seperti biasanya.

 

Jika ponsel sudah masuk ke tampilan menu utama, selanjutnya silahkan masuk ke menu settings -> My Devices ->All specs, langkah ini kita lakukan untuk mengaktifkan Developer options nya.

 

Setelah terbuka, kemudian tap sebanyak tujuh kali pada bagian MIUI Version nya sampai muncul notifikasi You are now a developer seperti yang tampak pada gambar ini:

 

 

Setelah itu, kembali ke halaman settings awal dan scroll ke bawah lalu masuk ke dalam menu Additional settings -> Developer options.

 

Setelah itu aktifkan pada pilihan OEM Unlocking nya dengan cara menyetuh/klik pada tulisan nya, akan terdapat popup notifikasi, silahkan klik saja pada pilihan Enable.

 

Jika aktif, maka terlihat seperti ini:

 

 

 

Langkah 4. Unlock Bootloader

Kemudian kita akan menuju ke tahap selanjutnya, dimana ini merupakan tahap inti dari tujuan kita yaitu meng-unlock bootloader pada ponsel Redmi Note 5 Pro nya.

 

Silahkan matikan kembali ponselnya, lalu masuk ke mode fastboot dengan cara menekan tombol volume bawah dan power secara bersamaan sampai ponsel masuk ke tampilan seperti ini:

 

 

Lalu sambungkan kembali ponsel yang sudah di mode fastboot tersebut dengan PC/Laptop nya.

 

Pada bahan-bahan diatas, saya sudah menyiapkan file Minimal ADB Fastboot, dan saya anggap Kamu sudah bisa menginstall nya di Laptop, untuk langkah install dapat Kamu cari di tutorial TWRP Redmi Note 5 Pro pada artikel sebelumnya.

 

Buka Minimal ADB Fastboot nya yang terletak di C:\Program Files (x86)\Minimal ADB and Fastboot, lalu akan terbuka command prompt (CMD) seperti yang sering kita lihat.

 

Selanjutnya kita akan mulai melakukan beberapa perintah, silahkan ikuti langkahnya.

 

Pertama, kita cek apakah status ponsel sudah terbaca dengan baik, caranya masukan sebuah perintah berikut:

 

fastboot devices

 

Klik ENTER, jika terbaca, maka pada layar akan menampilkan sebuah ID atau kode acak seperti yang terlihat pada gambar ini:

 

 

Lalu kita akan cek terlebih dahulu status bootloader pada ponselnya, apakah sudah terbuka atau belum.

 

Masukan perintah berikut diikuti dengan tombol Enter.

 

fastboot oem device-info

 

Maka pada layar akan terdapat beberapa informasi seperti ini:

 

 

Fokus pada informasi yang saya beri tanda panah, disitu terdapat informasi Device unlocked dan Device critical unlocked, dimana status pada informasi tersebut masih false, dengan kata lain perangkat ini belum terunlock bootloader nya.

 

Untuk itu, kita membutuhkan tool lain yaitu Xiaomi Unlock Tool yang telah saya sediakan juga diatas.

 

Silahkan Ekstrak filenya, dan pada folder akan terdapat file bernama MI BL UNLOCK TOOLS, klik dua kali pada file tersebut untuk membukanya, lalu klik tombol yang ada dibagian kiri bawah untuk mendeteksi ponsel, lihat gambar:

 

 

Pada gambar tersebut dapat saya jelaskan.

 

Dengan klik pada tombol nomor 1, maka tool akan mendeteksi ponsel pada mode fastboot seperti yang terlihat pada tanda nomor 2, informasi lengkap dengan model ponsel dan status bootloadernya yang masih locked.

Kemudian untuk memulai Unlock Bootloader nya, silahkan klik tombol seperti pada tanda nomor 3, sehingga dalam sekali klik saja, ponsel Redmi Note 5 Pro kamu akan otomatis restart dan sudah dalam keadaan terunlock bootloader nya.

 

Lalu pada toolnya akan terlihat seperti ini:

 

 

Seperti yang telah saya tuliskan diatas, dengan cara ini semua data yang ada pada memori ponsel akan otomatis terhapus dan kamu tidak bisa mengembalikan data-data tersebut kecuali membackupnya terlebih dahulu.

 

Kemudian, silahkan tunggu ponsel menyala dan lakukan setting sampai kamu dapat masuk ke menu seperti biasanya.

 

Setelah itu, periksa Mi Unlock Status nya yang ada di bagian menu Developer Options, jika berhasil akan tampak seperti ini:

 

 

Namun, untuk memastikan lebih valid lagi, kamu bisa cek status nya melalui Minimal ABD Fastboot seperti yang sebelumnya telah kita lakukan diatas. Ikuti cara seperti tadi sampai kamu memasukan perintah:

 

fastboot oem device-info

 

Jika, yang tadinya status antara Device unlocked dan Device critical unlocked adalah false, maka setelah kita unlock menggunakan tool diatas, statusnya berubah menjadi true yang artinya status ponsel telah berhasil terunlock bootloadernya secara Real.

 

 

Sampai disini, Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5 Pro telah berhasil kita lakukan. Sekarang, kamu bisa flashing ulang ponsel ke GLOBAL ROM dengan metode fastboot tanpa melalui test point terlebih dahulu. Sekarang Kamu juga bisa memasang TWRP dan ROOT pada Redmi Note 5 Pro nya.

 

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar