Cara Menghapus Aplikasi Bawaan [Bloatware] Samsung j2 Prime Tanpa Root

Bagaimana sih cara menghapus aplikasi bawaan Samsung j2 Prime tanpa harus melakukan root?

Mungkin itu salah satu pertanyaan yang banyak dilontarkan para user ketika ponsel mereka (Samsung j2 Prime) terasa lemot dan kadang sering dapat notifikasi ruang penyimpanan tidak cukup atau memori penuh.

 

Sedikit penjelasan kenapa ponsel sering mendapat notifikasi tersebut, tentu selain banyaknya file yang berada di memori internal, hal demikian juga dikarenakan banyaknya aplikasi yang di install baik itu oleh usernya sendiri maupun aplikasi yang telah terinstall oleh pabrikan atau yang sering kita kenal dengan Bloatware.

 

Mungkin untuk aplikasi yang telah di install oleh pemilik ponsel itu sendiri tidak terlalu bermasalah mengingat mereka masih dapat menghapusnya secara mudah.

 

Namun bagaimana dengan aplikasi (Bloatware) yang memang secara default telah terinstall dan tentu saja butuh teknik khusus untuk menghapusnya.

 

 

Seperti yang kita tahu bahwa Samsung J2 prime ini berbeda dengan versi Samsung j2 pro nya. Dimana j2 prime memiliki ram yang hanya 1.5GB sedangkan j2 pro sudah memiliki Ram 2GB.

 

Tentu saja dengan hanya mengandalkan RAM 1.5GB pasti akan cukup sulit buat para user untuk memanage ponselnya dari berbagai aplikasi yang dibutuhkan.

 

Apalagi sebelum di install ini itu pun, ponsel ini sudah dibarengi seabreg aplikasi bawaan yang memang memakan cukup banyak memori internal maupun Ram nya.

 

Untuk itu dibutuhkan pembersihan supaya kinerja ponsel kembali maksimal, caranya dengan menghapus aplikasi yang memang tidak berguna sama sekali.

 

Lalu bagaimana cara menghapus aplikasi yang telah terinstall secara pabrikan? Pada artikel ini akan saya share bagaimana menghapus aplikasi bawaan Samsung J2 Prime tanpa harus melakukan rooting terlebih dahulu.

 

Jadi pada metode ini, aplikasi bukan disable maupun forced close, namun benar-benar di hapus secara permanen, karena metode disable ini hanya menonaktifkan saja.

 

Tentu saja meskipun aplikasi statusnya nonaktif namun tetap saja secara logika mereka masih berada di ponsel kita dimana statusnya nebeng pada memori internal ponsel yang memang sedikit minim.

 

Selain itu, metode disable ini bersifat sementara karena ketika ponsel restart maka aplikasi yang disable tersebut akan kembali aktif seperti biasanya.

 

Bahan yang diperlukan untuk Menghapus Bloatware Samsung J2 Prime

Untuk melakukan cara ini, kamu wajib memiliki bahan dibawah ini:

 

  1. PC/Laptop
  2. Install App Inspector (Install pada ponsel)
  3. ADB dan Fastboot Minimal (Install pada Laptop)
  4. Samsung Android USB Driver (Install pada Laptop)

 

Silahkan siapkan semua bahan diatas, dan install semua file yang dibutuhkan. Untuk tutorial bagaimana menginstall ADB Fastbootnya, dapat kamu baca pada bagian artikel ini.

 

Jika semua bahan dan file telah dipersiapkan dan di install dengan sempurna, silahkan lanjutkan ke tutorial selanjutnya dibawah ini.

 

Aktifkan USB Debugging pada Ponsel

Langkah 1. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengaktifkan USB Debugging terlebih dahulu.

 

Silahkan aktifkan opsi pengembang dengan cara masuk ke menu Tentang Perangkat, lalu klik menu Info prkt lunak dan klik sebanyak lima kali pada bagian Nomor versi hingga mendapat notifikasi “Mode pengembang telah diaktifkan”.

 

 

Langkah 2. Selanjutnya aktifkan USB debugging (Mendebug USB) dan OEM terbuka kunci. Caranya, dari langkah pertama tadi, silahkan kembali ke menu pengaturan awal.

 

Kemudian kamu akan menemukan menu baru dibarisan paling bawah, {} Pilihan pengembang.

 

Silahkan masuk ke menu tersebut, lalu pastikan mode pengembang dan Mendebug USB nya telah aktif, kemudian aktifkan juga pilihan OEM terbuka kunci.

 

Pastikan hasilnya seperti pada gambar ini:

 

 

Install Aplikasi App Inspector dan Ambil Nama Installer Package

Langkah selanjutnya untuk menghapus aplikasi bawaan Samsung J2 Prime adalah kamu diharuskan menginstall App Inspector terlbih dahulu, langkah ini dilakukan untuk mengetahui nama Installer Package dari daftar aplikasi bawaan yang akan kita uninstall nantinya.

 

Langkah 1. Install App Inspector

Silahkan install aplikasinya melalui Google Play Store.

 

 

Langkah 2. Pilih dan Catat Nama Installer Package

 

Jika aplikasi tersebut telah terinstall pada ponselnya, silahkan buka. Lalu pilih aplikasi-aplikasi bawaan yang ingin dihapus, dan tulis/catat nama Installer Package nya.

 

Pada contoh dibawah ini saya ingin menghapus aplikasi One Drive, dan ambil Package Name nya yaitu “com.microsoft.skydrive”. Perhatikan gambar dibawah yang saya tandai garis merah:

 

 

Kumpulkan semua list Nama Package Installer nya pada semua aplikasi yang ingin di hapus.

 

Jika sudah, saatnya kita eksekusi menghapus dengan cara menggunakan tool ADB Fastboot yang telah di install pada PC/Laptop kamu tadi.

 

Menghapus Aplikasi Bawaan [Bloatware]

Setelah kamu list semua aplikasi berserta Nama Package Installernya, sekarang siapkan Laptop yang sebelumnya telah di Install ADB Fastboot. Jika belum, silahkan unduh toolnya diatas dan install sesuai instruksi Disini.

 

Langkah 1. Sambungkan ponsel pada Laptop menggunakan kabel data yang masih berfungsi dengan baik.

 

Jika terdapat notifikasi seperti ini, silahkan klik Oke.

 

 

Langkah 2. Buka folder dimana ADB Fastbootnya di install, biasanya secara default ada di C:\adb.

 

Selanjutnya pada folder tersebut klik kanan sambil menekan tombol SHIFT pada keyboard laptop nya, lalu pilih Open command window here.

 

 

Selanjutnya akan terbuka jendela baru seperti ini:

 

 

Kemudian, ketikan perintah berikut ini:

 

adb devices

 

Dimana pada perintah tersebut kamu bisa mengetahui apakah ponsel Samsung sudah terkoneksi dengan baik dengan mode ADB nya.

 

Jika sudah terkoneksi dengan benar, maka layar akan menampilkan berupa deretan kode seperti gambar dibawah ini:

 

 

Jika ternyata device tidak dikenali atau tidak terdeteksi, lakukan pengecekan pada kabel data atau pastikan jika ponsel sudah benar-benar diseting pada mode pengembang dengan USB Debugging dan OEM terbuka nya telah diaktifkan.

 

Masih pada ADB Fastboot dan terkoneksi dengan baik, kemudian silahkan ketikan lagi sebuah perintah berikut:

 

adb shell

 

Sehingga pada layar tampil seperti ini:

 

 

Setelah itu, siapkan list Nama Package Installer yang telah kamu kumpulkan tadi. Kemudian ketikan sebuah perintah untuk menghapus aplikasinya, perintah yang dimasukan adalah seperti ini:

 

pm uninstall -k –user 0 ‘com.microsoft.skydrive’

 

Pada perintah diatas terdapat nama Package Installer ‘com.microsoft.skydrive’ dimana nama package tersebut merupakan miliknya aplikasi OneDrive seperti yang telah saya contohkan pada langkah sebelumnya.

 

Jadi, jika kamu memiliki banyak Bloatware yang ingin di hapus, maka banyak pula Nama Package Installer yang harus kamu kumpulkan dan di eksekusi melalui perintah tersebut.

 

Lanjut ke pembahasan, silahkan masukan perintah tersebut diikuti dengan tombol Enter. Maka secara otomatis aplikasi OneDrive akan terhapus dari ponsel dengan notifikasi success seperti pada gambar ini:

 

 

Dan jika ingin menghapus aplikasi Skype, maka perintah yang dimasukan adalah:

 

pm uninstall -k –user 0 ‘com.skype.raider’

 

Lakukan juga tahap yang sama pada aplikasi-aplikasi lainnya.

 

Jika semua aplikasi-aplikasi tersebut sudah selesai dihapus, silahkan reboot ponsel kamu, dan ketika kembali menyala, seharusnya Bloatware tersebut sudah lenyap dari ponsel kamu.

 

Untuk tutorial berbentuk video, silahkan lihat di video berikut:

 

 

Sekian tutorial cara menghapus aplikasi bawaan tanpa root ini, semoga menjadi wawasan dan bermanfaat untuk kamu pembaca setia Tekno Flasher.

Tinggalkan komentar