Cara Mengatasi Lenovo A6000 Bootloop Atau Restart Logo tanpa PC

Diposting pada

Mungkin diantara Kamu pernah atau sedang mengalami hp Lenovo A6000 bootloop/restart secara terus menerus, disini saya akan mencoba membuat panduan nya, dan semoga cara ini bisa menjadi solusi untuk menyembuhkan penyakit hp tersebut sehingga bisa digunakan kembali secara normal.

Pada dasarnya jika sebuah ponsel mengalami trouble seperti itu, maka ada beberapa langkah awal yang harus Kamu lakukan sebelum masuk ke cara yang lebih berisiko seperti mengarah ke hardware pada mesin ataupun proses flashing.

 

 

Tidak bisa dipungkiri, ketika mengalami masalah bootloop atau restart pada sebuah ponsel, maka secara langsung akan menebak bahwa masalahnya ada bagian software sehingga tindakan yang akan pertama kali dilakukan adalah dengan proses flashing.

 

Hal tersebut tidaklah salah, tapi alangkah lebih baik jika kita mengecek dulu di bagian yang paling mudah seperti melakukan hardreset maupun cek tegangan pada baterai.

 

Untuk lebih jelasnya, maka di artikel ini akan Saya berikan beberapa panduan untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Cara Menagatasi Lenovo A6000 Mentok Logo dan Restart tanpa PC

Pada panduan ini, Saya akan memulai dengan cara yang lebih simpel sehingga pada prakteknya akan terasa akan lebih mudah dan tentunya meminimalisir risiko yang mungkin akan ditimbulkan.

 

Cara pertama, Lakukan Hard Reset

HP Lenovo A6000 bisa terjadi bootloop maupun restart karena beberapa hal, kemungkinan pertama adalah terjadi galat atau trouble di bagian software, biasanya ini karena memori terlalu penuh sehingga butuh sedikit penyegaran.

 

Nah, Cara yang pertama ini merupakan yang paling simpel dan tentunya nyaris tanpa risiko, jika dalam dunia teknisi, cara ini disebut sebagai metode senam tiga jari.

 

Yang pertama, silahkan matikan hp Lenovo A6000 Kamu dengan cara mencabut baterainya terlebih dahulu.

 

Kemudian pasang kembali baterai tersebut dan masuk ke mode factory reset dengan cara menekan kombinasi tombol  Volume atas dan Power secara bersamaan, lalu lepaskan tombol power ketika logo Lenovo nya muncul.

 

Berikutnya akan tampil halaman yang memperlihatkan beberapa pilihan seperti Test sensor, Info hardware dan lain nya. Untuk masuk ke recovery, silahkan pilih menu Recovery dengan cara di TAP/Sentuh pada tulisan nya.

 

 

Setelah itu hp akan kembali restart dan kemudian akan masuk ke Recovery mode nya dengan tampilan seperti yang biasa Kamu temukan pada mode recovery hp model lainnya.

 

Saya yakin sampai disini untuk Kamu yang sudah terbiasa melakukan ini, pasti paham bagaimana langkah berikut nya.

 

Namun tetap akan Saya jelaskan karena mungkin saja ada diantara Kamu yang baru pertama kali melakukan hal seperti ini.

 

Oke Saya lanjutkan, setelah masuk ke mode recovery, silahkan pilih wife data/factory reset dengan menggunakan tombol volume untuk mengarahkan dan tombol power untuk OK.

 

Lalu akan terbuka halaman berikutnya dan silahkan pilih Yes – delete all user data sehingga otomatis ponsel akan melakukan erase data.

 

Untuk lebih jelas, silahkan lihat gambar dibawah ini:

 

 

Tunggu sampai selesai karena prosesnya lumayan membutuhkan waktu lama, biasanya sesuai dengan banyaknya data-data yang ada di memori internal nya.

 

Lalu setelah proses erase data selesai, maka pada layar akan terlihat notifikasi tulisan “Data wife complete”.

 

Kemudian pada menu atas, silahkan pilih “Reboot system now” sehingga ponsel akan restart dan booting dengan waktu yang cukup lama.

 

 

Silahkan tunggu sampai ponsel menyala, kemudian lakukan pengaturan awal seperti biasanya hingga hp dapat masuk ke menu utama dan siap untuk digunakan.

 

Namun jika ternyata kondisi ponsel masih bootloop atau restart secara terus menerus, kemungkinan masalah nya ada di bagian lain. Untuk itu, silahkan coba cara lain yang bisa Kamu ikuti dibawah ini:

 

Cara kedua, cek kondisi baterai.

Jika pada cara pertama Kamu melakukan nya dengan metode hard reset, karena menganggap terjadi masalah dibagian software tadi.

 

Maka di cara kedua ini berbeda 90 derajat, mengingat cara pertama tidak berhasil maka tidak ada salahnya kita mengarah ke bagian Baterai pada ponsel.

 

Secara logika, ketika sebuah ponsel yang memiliki daya baterai terlalu rendah. Maka ketika hp tersebut melakukan booting, itu setidaknya membutuhkan daya minimal sekitar 1-2 volt.

 

Kemudian ketika keadaan baterai dengan daya yang sangat rendah, misal cuma memiliki daya 0.1 volt, maka baterai tidak akan kuat mengangkat booting sebuah ponsel secara sempurna.

 

Kamu juga bisa melihat kondisi fisik baterai nya secara langsung, misalnya dengan melihat apakah baterai sudah membengkak atau kondisi nya sudah mulai melembek ketika ditekan.

 

Jika seperti itu, maka sudah dipastikan masalahnya ada di komponen ini.

 

 

Maka yang harus Kamu lakukan adalah mencoba cara berikut ini:

 

  1. Coba cas baterai menggunakan charger manual (Desktop/Charger kodok) sampai penuh, kemudian coba nyalakan ponsel menggunakan baterai tersebut.
  2. Jika ternyata setelah di cas masih tidak bisa, maka cara berikutnya Kamu wajib mengganti baterai karena kemungkinan baterai sudah benar-benar tidak kuat untuk mengangkat tegangan pada hp tersebut.

 

Biasanya dengan cara diatas, maka masalah akan selesai jika memang kerusakan terjadi pada bagian baterai nya.

 

Lalu bagaimana jika kita sudah melakukan hard reset sampai mengganti baterai baru, tetapi keadaan hp Lenovo A6000 nya masih saja mentok di logo atau restart?

 

Nah, jika pada kedua cara diatas sudah tidak menghasilkan apapun, cara berikutnya yang harus Kamu lakukan adalah dengan menggunakan metode flashing.

 

Untuk panduan nya, silahkan ikuti tutorial dibawah ini.

 

Cara Flashing Lenovo A6000 dengan Qfil untuk mengatasi Bootloop [Menggunakan PC]

Setelah kedua cara diatas sudah dicoba dan keadaan hp masih belum ada perubahan, kemungkinan masalah yang terjadi bukan hanya dari firmware nya saja yang trouble, melainkan firmware tersebut membutuhkan sedikit upgrade sehingga mau tidak mau kita harus melakukan nya dengan cara flashing.

 

Ketika berbicara masalah flashing, maka syarat nya adalah Kamu harus menyiapkan sebuah PC/Laptop untuk mengikuti panduan ini.

 

Langsung aja kita mulai panduan nya.

 

Pertama, silahkan siapkan bahan dan tool dibawah ini:

 

Bahan Flash Lenovo A6000

 

  1. QDloader HS-USB Driver
  2. QPST/QFIL
  3. Firmware Lenovo A6000 / Lenovo_A6000_S035_150507_8G_ROW.zip

 

Silahkan siapkan semua bahan diatas, untuk Driver dan QFIL wajib di install di Laptop Kamu. Sedangkan untuk Firmwarenya silahkan Ekstrak di folder dengan lokasi yang mudah ditemukan.

 

Saya anggap Kamu sudah melakukan pemasangan baik itu untuk driver nya maupun untuk Tool Flash nya (QFIL) secara sempurna.

 

Langkah pertama, silahkan buka QFIL nya, kemudian pilih atau centang di bagian “Flat Build”.

 

Setelah itu, silahkan klik di rombol “Browse” dan arahkan ke folder hasil ekstrak firmware tadi, lalu pilih pada file bernama “prog_emmc_firehouse_8916.mbn” dan klik Open.

 

Untuk lebih jelas nya silahkan lihat gambar 1 dan gambar 2 dibawah ini:

 

 

Setelah itu, silahkan klik tombol Load XML dan pilih file “rawprogram_unparse”, klik Open kemudian secara otomatis akan terbuka windows baru, silahkan pilih “patch0” dan klik lagi Open lagi.

 

 

Kemudian setelah selesai, berikutnya hubungkan ponsel dengan Laptop/PC.

 

Pertama, matikan ponsel, lalu tekan tombol Volume Atas+Volume Bawah secara bersamaan dan masukan kabel data yang sudah terhubung dengan Laptop nya.

 

Jika berhasil, maka untuk pertama pada Laptopnya akan secara otomatis menginstall Driver Qualcomm HS-USB QDLoader nya.

 

Jika sudah terinstall secara sempurna, maka di bagian QFIL juga akan terlihat driver (COM) dan ini menunjukan jika ponsel sudah siap untuk di lakukan flashing.

 

 

Setelah dipastikan semua berjalan dengan baik dan QFIL juga sudah siap, maka tahap berikutnya silahkan klik Tombol “Download” sehingga proses flashing pada QFIL akan berjalan.

 

Prosesnya lumayan cukup lama mengingat untuk ukuran firmware nya saja sudah diatas satu giga, jadi silahkan tunggu sampai selesai.

 

Ketika sudah selesai, maka pada QFIL akan disertai notifikasi “Download success”.

 

 

Sampai disini, silahkan cabut kabel data dari ponsel nya, kemudian buka dan pasang kembali baterai, setelah itu silahkan nyalakan ponsel secara manual dan tunggu sampai benar-benar masuk ke menu pengaturan awal.

 

Sampai disini proses mengatasi Lenovo A6000 bootloop dengan metode flashing sudah selesai, seharusnya jika memang yang bermasalah ada di bagian software, maka sudah bisa dipastikan ponsel bisa menyala secara normal.

 

Namun jika memang masih bermasalah, maka yang harus Kamu tandai adalah di bagian hardware nya, bisa saja terjadi masalah di IC emmc yang memang terkenal sering bermasalah.

 

Apalagi dengan penggunaan ponsel yang cukup Extreme seperti banyak menginstall berbagai aplikasi hingga bermain game tanpa diberi kesempatan ponsel untuk beristirahat.

Avatar
Nissa merupakan salah satu kontributor di Website Tekno Flasher, Nissa memiliki hobi menulis terutama di seputar gadget yang memang telah di gandrungi selama lebih dari tiga tahun. Selain menulis di Website ini, Nissa juga merupakan seorang Teknisi Handphone yang mulai membuka konter sejak satu tahun yang lalu di Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *